Skip to main content

Posts

BERGUMAM TENTANG HATI

Bergumam Tentang Hati . . . Ditulis dengan hati Dirasa dengan hati Dibenarkan dengan hati Kututup mata, hati yang melihat Kukatup bibir, hati yang bicara kuredam nafsu, hati yang menggeliat Sesak didada tidak dapat berwujud Hingar diroman tidak boleh berseri Tidak diucap...berharap akan memahami Sejauh mana? Sedalam apa? Tinta tak dapat memahami itu... Berusaha mencari sebuah garis dalam keresahan... Satu garis merah yang tebal Garis yang terlihat tembus jika dipandang... Dengan semu yang luar biasa indah... Yang dapat dengan mudahnya dilangkahi... Apa yang kau percaya saat itu? Subhanallah... Subhanallah... Subhanallah... Sungguh sempurna kepelikannya... Namun.... Gumamnya tak dapat dimengerti ya Robb... MilikMu...kembali padaMu... Tiada daya dan upaya...hanya kepadaMu aku berlindung... 6 Agustus 2011

KATA CINTA YANG BELUM SEMPAT TERUCAP

Mah, Aku tahu pengorbananku tak sebesar pengorbanan mamah, perjuanganku tak seberat perjuangan mamah, aku tak sesabar dan seikhlas mamah, tidak se-sholehah mamah, tapi satu hal yang pasti, aku cinta mamah, aku sayang mamah, lebih dari apa yang mampu aku tunjukan, mungkin kejujuran seringkali terlalu congkak, jika saja aku tahu waktu ternyata terlalu pandai mengelabui, ingin kuucap kata cinta setiap detik untukmu, maaf jika selama ini aku membagi sebagian besar cintaku untuk seseorang yang belum hak untuk aku cintai, sedangkan cintamu tak pernah terbagi, tulus untuk anak-anakmu, maaf untuk terlalu banyak dosa dan salahku, maaf aku belum bisa berbakti, maaf aku belum bisa memberikan kebahagiaan untuk mamah, maaf untuk begitu banyak cita-citaku untuk mamah yang belum sempat terwujud, terima kasih untuk citntamu, kasih sayang dan kesabaranmu membesarkan aku selama 20 tahun, terima kasih untuk nafas yang kau bagi untukku, untuk kami, dan terima kasih untuk banyak hal lai...

SEUNTAI DOA DAN ASA

Aku duduk terdiam Menunggu detik-detik Ulang Tahun Ku Kemudian, Ku mulai merenung Berpikir dan berfilsafat Menyusuri labirin-labirin pikiranku Guna mencari kebermaknaan Hatiku diselimuti kebimbangan Jiwaku dipenuhi ketanda-tanyanya Apakah benar usiaku bertambah Ataukah usia takdirku berkurang Jika benar usiaku bertambah Apakah kini aku semakin dewasa Semakin mengetahui akan hakikat diriku Semakin mengerti akan hakikat dunia Semakin memahami akan hakikat hidup Jika benar usiaku bertambah Apakah kini aku semakin bijaksana Bijaksana melakukan aktivitas keseharianku Bijaksana mengemban amanahku Bijaksana menjalankan kehidupanku Jika benar usiaku bertambah Apakah aku sudah mempunyai mimpi-mimpi Mimpi-mimpi yang kan menjadi cita-citaku Mimpi-mimpi yang kan kuwujudkan Mimpi-mimpi yang kan menjadi tujuan hidupku Sebaliknya, Jika usia takdirku berkurang Apakah aku sudah bersungguh-sungguh Dalam mengejar impianku Dalam menggapai cita-citaku Dalam mewujudkan t...

TERUCAP DI HARI JADI

Datang sudah hari ini, Hari dimana dulu aku dilahirkan Hari dimana orang tertawa sekaligus haru Menjelang perkenalanku dengan dunia ini Hari ini aku mengenang kembali Kerikil-kerikil tajam yang memperkaya arti hidupku Manisnya madu cerita hidup yang membuat senyumku lepas… Tapi apa yang telah aku berikan Untuk orang – orang yang tertawa sekaligus haru Menjelang kelahiranku hari ini genap sudah umurku 20 thn Apa yang telah kuberikan untuk Agamaku untuk tuhanku untuk kedua orang tuaku Untuk sahabatku yang rela berkorban untukku Hari hari lewat, pelan tapi pasti Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru Karena aku akan membuka lembaran baru Untuk sisa jatah umurku yang baru… Apa yang yang harus ku persiapkan untuk masa depanku, untuk akhirat ku, untuk kedua orang yang mencintaiku dan untuk tuhanku Tapi… coba aku tengok kebelakang Ternyata aku masih banyak berhutang

JANGAN, SAYANG !!

Aku Tak Ingin Kau Cemburui Jangan usik masa laluku Jangan usik kenangan ku bersamanya  Jangan jadikan luka itu kau rasakan Aku tak ingin kau cemburui, Sayang ! Aku tak ingin kau terluka karena masa laluku Dia adalah kenangan terindahku Tapi dulu... Dan sekarang kau adalah yang terindah yang aku miliki Jangan usik masa laluku Jangan usik lukaku dengannya Dia adalah masa laluku Percayalah, dia hanya masa laluku Dan kau adalah masa depanku Jangan usik masa laluku lagi Percayalah, dia bukan hal terindahku sekarang Tapi kau Kau yang terindah Jangan usik kenanganku bersamanya Karena aku tak ingin mengingatnya lagi Dia adalah bagian dari jalanku Hanya jejak rasa yang tertinggal Sedang kau,,, Kau adalah ingatanku setiap waktu Dan kau adalah titik cahaya yang ku tuju Jangan biarkan kau terluka karena masa laluku Dan aku tak ingin kau cemburui, sayang.. Karena aku hanya ingin bahagia bersamamu ..

LUPA? ATAU?

Seringnya aku lupa cara menyapa, memuji, mengagumi, atau sekedar mengilustrasikan perasaan secara verbal,,  gengsi? Atau memang ta mau ada yang tahu isi hati?  Tidak juga,  mungkin memang setiap orang punya cara yang berbeda,  mungkin inilah caraku,  terkadang terlalu kelu dalam mengungkap, kaku,  caraku yang mungkin tak semua mengerti, atau bahkan banyak yang jijik,  lebay lah, berlebihan lah,dsb.  aku hanya percaya bahwa kata tak hanya tercipta untuk terangkai tanpa makna, tapi ia punya rasa dan jiwa.
Ketika inspirasi bermunculan Bertubi-bertubi dan tak tertahankan Beriringan dengan munculnya dilema kehidupan yang datang serentak Tanpa sedikitpun kata permisi