Skip to main content

JANGAN, SAYANG !!

Aku Tak Ingin Kau Cemburui

Jangan usik masa laluku
Jangan usik kenangan ku bersamanya 
Jangan jadikan luka itu kau rasakan

Aku tak ingin kau cemburui, Sayang !
Aku tak ingin kau terluka karena masa laluku
Dia adalah kenangan terindahku
Tapi dulu...

Dan sekarang kau adalah yang terindah yang aku miliki
Jangan usik masa laluku
Jangan usik lukaku dengannya

Dia adalah masa laluku

Percayalah, dia hanya masa laluku
Dan kau adalah masa depanku

Jangan usik masa laluku lagi
Percayalah, dia bukan hal terindahku sekarang
Tapi kau
Kau yang terindah

Jangan usik kenanganku bersamanya
Karena aku tak ingin mengingatnya lagi
Dia adalah bagian dari jalanku
Hanya jejak rasa yang tertinggal
Sedang kau,,,
Kau adalah ingatanku setiap waktu
Dan kau adalah titik cahaya yang ku tuju
Jangan biarkan kau terluka karena masa laluku
Dan aku tak ingin kau cemburui, sayang..
Karena aku hanya ingin bahagia bersamamu ..

Popular posts from this blog

SAJAK KELELAHAN

Begini yang aku rasa
Begini yang terasa
Seperti ini yang ku rasa

Kelelahan makin merasuk
Memanjat dinding aku yang tinggi
Argh
Kepala dan pikiran semakin tak bisa bersatu

Titik ini titik balik aku
Titik lebur perasaanku
Kelelahan semain mengikatku
Mengikat nafasku
Pikiranku
Rasaku
dan Aku

Tak ada yang mampu merangkulku
Menggantikan lelahku

Karena ini hanya rasa begini
Seperti ini
Dan hanya rasa ini

Kelelahan
Ya.. Kelelahan kembali tak tertahan
Argh
Aku lelah

Sejak Dengan Dia

Di antara banyak hal yang pernah aku temukan, ada satu hal yang sampai saat ini belum sepenuhnya aku benar-benar memahami.
Tentang seseorang yang memberi pelukan bukan hanya untuk memberi senang, melainkan rasa tenang.
Sejak menemukan dia, aku benci membahas tentang perpisahan, juga kehilangan.
Sejak mencintai dia, aku jatuh cinta pada cara semesta yang memberi ruang jatuh cinta dengan cara-cara yang rahasia.
Sejak bersama dia, aku tahu, aku tidak lagi jatuh cinta pada matanya, melainkan juga hatinya. Entah bagaimana pun, jika pada akhirnya bukan dia yang menjadi pulangku, tidak akan sekalipun aku menyesal telah mencintainya dengan sebaik ini. Aku bahagia telah menyediakan cinta yang baik, cinta yang tulus, cinta yang jujur, juga cinta yang menerima.
Bukankah perasaan terbaik dalam mencintai adalah saat kita berhasil tidak mengharapkan perasaan yang sama akan dia berikan pada kita?

Yang Manis dan Istimewa

Ada beberapa hal yang lebih baik aku simpan sendirian. Bukan karena tidak ingin berbagi, hanya aku menyadari ada beberapa hal dariku yang tidak ingin didengar oleh seseorang selain diri sendiri.
Aku sering mendapat pertanyaan, tentang siapa sebenarnya seseorang yang telah berhasil mengambil hatiku dengan seluruh--- aku tidak menjawabnya. Bukan karena aku tidak memiliki 'satu nama' sebagai jawaban. Untuk sementara, biar cinta yang ku jaga cukup kuperlihatkan di depan Tuhan saja. Tentang bagaimana aku mencintainya, menyayanginya, mendoakannya; tidaklah perlu seluruh dunia mengetahuinya. Sebab aku tahu, tidak semua orang peduli atau cukup memiliki waktu untuk tahu bagaimana kehidupan orang lain.
Aku percaya, bahagia yang saat ini sedang kuperjuangkan, akan tiba dengan cara yang manis dan istimewa. Bukankah sejatinya hidup adalah tentang menyelesaikan perjalanan demi perjalanan untuk sampai dalam satu tujuan? Untuk kamu, selamat bertemu di tempat tujuan kita yang manis dan istim…