Skip to main content

Masihkah Ada

Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai di kunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

Dalam derap gerimis yang tajam menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yang menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

Tentang rindu kusam, tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah airmata dan lara

Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas panantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada di ruang hatimu untukku
Sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

Setidaknya biar ada kata yang bisa ku baca dan ku raba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu

Comments

Popular posts from this blog

SIMPAN SATU UNTUKKU

SIMPAN SATU UNTUKKU Masih diam dalam setengah jalan yang sepertinya buntu Baunya masih tercium seperti dulu Apa yang kau harap dari sebuah kepemilikan? Bila ternyata gaungnya tak pernah dipersembahkan untukmu Kau lebih baik menyeka apa saja yang bisa kau sekaAtau mungkin menunggu dibalik pintu yang masih terkunci Bila belum terbuka, tunggu sejenak Mungkin sang tuan rumah menunggu matahari yang masih malu Meskipun menunggu terkadang begitu hina Bila ingin pulang, pulanglah... Mungkin bila masih bersisa, kusimpan satu untukmu

ANGAN dan INGIN

Sudah geram aku menjalani kehidupan dengan segala kekurangan yang ku punya Sudah jengkel aku dengan perjalanan hidup yang kurasakan selalu pahit Manisnya mana? Ada, tapi hanya sedetik Dan aku bersyukur akan itu Caraku bersyukur .... Berlari secepat mungkin  Menyongsong kehidupan di masa depan  Meskipun hanya membawa jiwa, raga dan kepalan tangan yang gemetaran Ku ubah hidupku ! Sekarang memang aku tak bisa milikimu Tapi esok.. Setelah aku mngubah hidupku, kau tak bisa lari Tunggu aku.. dan aku janji akan menjemputmu Aku berjanji #jam tangan berrantai merah. Kau angan dan inginku saat ini. :D

BERGUMAM TENTANG HATI

Bergumam Tentang Hati . . . Ditulis dengan hati Dirasa dengan hati Dibenarkan dengan hati Kututup mata, hati yang melihat Kukatup bibir, hati yang bicara kuredam nafsu, hati yang menggeliat Sesak didada tidak dapat berwujud Hingar diroman tidak boleh berseri Tidak diucap...berharap akan memahami Sejauh mana? Sedalam apa? Tinta tak dapat memahami itu... Berusaha mencari sebuah garis dalam keresahan... Satu garis merah yang tebal Garis yang terlihat tembus jika dipandang... Dengan semu yang luar biasa indah... Yang dapat dengan mudahnya dilangkahi... Apa yang kau percaya saat itu? Subhanallah... Subhanallah... Subhanallah... Sungguh sempurna kepelikannya... Namun.... Gumamnya tak dapat dimengerti ya Robb... MilikMu...kembali padaMu... Tiada daya dan upaya...hanya kepadaMu aku berlindung... 6 Agustus 2011