Skip to main content

KATANYA.......DIA SAHABATKU

Keluhan tak pernah menjadi penyelesaian
Tapi ku ingin mengeluh sekarang
Setidaknya mungkin pikiranku bisa sedikit lebih terbuka

hhhh..h.. sebenarnya apa yang jad pangkal dari hal-hal yang ada dalam pikirku?
Aku masih belum menemukannya, tapi ku pikir ada sedikit celah untuk memahaminya
Bahwa, semua ini mungkin berawal karena ku meninggalkan sesuatu yang seharusnya
selalu ada,  harus selalu ada di masa kini dan masa depanku
dan mungkin juga karna aku ditinggalkan tanpa diberi sedikitpun kata permisi

Aku gelisah di antara garis batas kesadaran dan kenyataan, ku sedih
di sekat keinginan dan kemampuanku,

Harus apa ?
Tapi bisa apa?
aku mau
Tapi aku belum mampu dan ego ku pun masih terlalu tinggi untuk disentuh

Jadi sekarang bagaimana?
Sejujurnya mungkin yang kubutuhkan adalah dia
si penutur kata kata bijak yang selalu  bisa menentramkan hatiku
meredam dan memadamkan bara
Membuatku fokus dengan apa yang menjadi alasan dari tujuanku

Mungkin dia tak perlu ada
Tapi kata katanya selalu menolongku
Katanyaa..... dia sahabatku.. :(

#for: Aay rahayu :')

Comments

Popular posts from this blog

Yang Manis dan Istimewa

Ada beberapa hal yang lebih baik aku simpan sendirian. Bukan karena tidak ingin berbagi, hanya aku menyadari ada beberapa hal dariku yang tidak ingin didengar oleh seseorang selain diri sendiri. Aku sering mendapat pertanyaan, tentang siapa sebenarnya seseorang yang telah berhasil mengambil hatiku dengan seluruh--- aku tidak menjawabnya. Bukan karena aku tidak memiliki 'satu nama' sebagai jawaban. Untuk sementara, biar cinta yang ku jaga cukup kuperlihatkan di depan Tuhan saja. Tentang bagaimana aku mencintainya, menyayanginya, mendoakannya; tidaklah perlu seluruh dunia mengetahuinya. Sebab aku tahu, tidak semua orang peduli atau cukup memiliki waktu untuk tahu bagaimana kehidupan orang lain. Aku percaya, bahagia yang saat ini sedang kuperjuangkan, akan tiba dengan cara yang manis dan istimewa. Bukankah sejatinya hidup adalah tentang menyelesaikan perjalanan demi perjalanan untuk sampai dalam satu tujuan? Untuk kamu, selamat bertemu di tempat tujuan kita yang manis dan isti...

Sejak Dengan Dia

Di antara banyak hal yang pernah aku temukan, ada satu hal yang sampai saat ini belum sepenuhnya aku benar-benar memahami. Tentang seseorang yang memberi pelukan bukan hanya untuk memberi senang, melainkan rasa tenang. Sejak menemukan dia, aku benci membahas tentang perpisahan, juga kehilangan. Sejak mencintai dia, aku jatuh cinta pada cara semesta yang memberi ruang jatuh cinta dengan cara-cara yang rahasia. Sejak bersama dia, aku tahu, aku tidak lagi jatuh cinta pada matanya, melainkan juga hatinya. Entah bagaimana pun, jika pada akhirnya bukan dia yang menjadi pulangku, tidak akan sekalipun aku menyesal telah mencintainya dengan sebaik ini. Aku bahagia telah menyediakan cinta yang baik, cinta yang tulus, cinta yang jujur, juga cinta yang menerima. Bukankah perasaan terbaik dalam mencintai adalah saat kita berhasil tidak mengharapkan perasaan yang sama akan dia berikan pada kita?

Berbicara Tentang...

Berbicara tentang cinta, aku selalu ingin kembali ke masa di mana cinta masih sebatas rasa penuh tanda tanya tanpa ada bahaya akan luka dan nestapa. Kembali ke masa di mana cinta benar-benar indah sebagaimana yang dituturkan para susastra. Aku senang bermain-main dengan ingatan; Mengingat kembali betapa lugunya diriku pada masa itu yang menggilaimu dengan sangat namun tidak pernah benar-benar berani untuk mengikat. Mengingat kembali bagaimana jantungku berdetak cepat saat kau menatapku lekat. Merasakan kembali tubuhku yang gemetar saat berdekatan. Melihat kembali senyummu yang hampir tenggelam dalam lusinan kebohongan. Rekam jejak tentang cinta padamu adalah sesuatu yang paling menyenangkan untuk dikenang. Mengingatkan betapa aku pernah memiliki cinta yang amat sederhana. Cinta yang bisa membuat aku bahagia hanya dengan melihatmu saja.